PIN KEBandung

Serial Drama Terfavorit

16.20.00

Tema PIN KEBandung kali ini adalah tentang DRAMA KOREA dari tulisannya Mak Lendy, One Way Trip (2015) - Were Friendship Will End Like This? 

Eh tapi, kalau baca artikelnya Mak Lendi, kayanya judul yang diangkat ini bukan serial drama deh? Ini film drama yah, bukan serial drama? Durasinya cuma 93 menit, bukan sekian episode. Jadi ini film gitu? Bukan serial? Tapi jadi banyak yang ngebahasnya tentang serial drama. Hmmmm.

Saya belum coba tonton film One Way Trip sih, tapi kalau dibaca dari tulisan Mak Lendy kayanya tentang persahabatan deh. Daaaaaan pas baca itu jadi keingetan serial GLEE! Aaaahhhhh aku cinta sekali GLEE dan sedih kenapa serialnya udahan aja gitu :'( Please, Ryan Murphy. Bikin lagi doong cerita Glee lagi!



Diluar pro dan kontra serial Glee yang katanya pro LGBT, saya suka banget sama cerita persahabatan mereka. Kita kaya kebawa gitu sama keseharian mereka di sekolahnya, karena itu tuh ngewakilin rata-rata keseharian kita juga di sekolah. Ada anak yang geek, ada anak yang culun, ada anak yang cacat, ada anak yang jadi bintang sekolah, ada anak yang jadi idola semua wanita, ah pokoknya macem-macem. Dan mereka bergabung di satu ekskul sekolah yang dikasih nama Glee. Ekskul yang basicnya bernyanyi ini menyatukan mereka karena kekurangan-kekurangan mereka. Mereka yang dirasa memiliki kekurangan, di bully oleh teman-temannya, bersatu di ekskul Glee ini dan saling membela satu sama lain. Mereka menjalin persahabatan sampai menjadi seperti keluarga. Cerita ini juga lengkap dengan guru pembimbingnya yang bisa menjadi orangtua dan juga sahabat buat mereka.

Buat saya yang waktu nonton ini masih kuliah, kerasa banget 'ngena'nya. Suka berhalusinansi cerita Glee jadi mirip kaya keseharian saya di kelas. HAHAHA. Karena emang ceritanya bener-bener cerita kita sehari-hari. Off course ada cerita cintanya, ada cerita tentang persahabatan yang kental banget, ada cerita musuhan ama temen, ada cerita berantem sama orangtua (ngaku deh pasti kita juga pernah kan?!), ada cerita diselingkuhin pacar, ada cerita dapet nilai jeleknya juga. Pokoknya bener-bener cerita kita sehari-hari. Mirip.

Kalau ngomongin yang katanya Glee ini pro LGBT, uh! Saya gatau yah kalau menyisipkan sedikit adegan suka sesama jenis ini dicap secara keseluruhan film ini menjadi film yang pro LGBT dan menyebarkan virus LGBT. Kalau menurut saya mah mungkin sutradaranya ingin membuat film ini real benar-benar seperti kehidupan di dunia nyata. Karena mungkin di Ohio (latar belakang kota film Glee) ya lingkungan sekolahnya ada yang gitu, dan itu bukan issue lagi. Seperti yang kita tahu kalau di luar negeri sono kan LGBT udah bukan pro dan kontra lagi, jadi buat mereka mah biasa aja menyisipkan adegan ini sama seperti adegan pacaran laki-laki dan perempuan biasa. Mungkin loh ya, ini mah analisa ecek-ecek saya aja. Lagian kalau saya lihat, si sutradaranya juga ingin mengungkapkan bahwa menyukai sesama jenis ini memang 'berbeda', karena yang sewajarnya adalah suka dengan lawan jenis. Sutradaranya mau ngungkapin gitu sih kalau menurut saya, karena toh diceritain juga kalau si Bapaknya Kurt (yang suka sesama jenis) ngga suka kalau dia naksir sesama jenis. Walaupun pada akhirnya ya emang setuju sih, tapi kan ada perdebatan panjang dulu.

Skip ya ngebahas ini. Tentang ini cuma sebagian kecil cerita dari beribu cerita lainnya di film itu yang bisa kita ambil manfaatnya. Selain persahabatan, juga diceritain tentang struggling. Saya sih ngambil kesimpulan kalau kita ingin sesuatu, ya kita harus struggle. Berusaha sekuat yang kita mampu untuk meraih cita-cita yang kita inginkan. Kaya si Rachel, pemeran utama serial ini yang diperankan oleh Lea Michele, dia punya cita-cita ingin bisa nyanyi di Broadway. Sampe dia nulisin cita-cita dia di dinding kamarnya supaya setiap hari dia ingat apa yang harus dia capai. Dia berusaha dan berlatih terus menerus supaya bisa sampai kesana. Harus jatuh bangun dulu, harus kecewa dulu karena sempet gagal ngga lulus test-nya. Terus dia kemana dulu jadi apa dulu, sampai akhirnya bisa ke broadway. Tapi ternyata yang dia impi-impikan itu setelah dijalanin mah ngga cocok sama kehidupan dia. Ngga ada waktu sama teman-teman, malah jadi ngga punya teman, malah jadi sibuk banget, dan sebagainya. Yang kita pikir itu baik untuk kita, yang kita pikir itu yang paling kita inginkan dan cita-citakan, ternyata ngga sepenuhnya baik untuk kita. THIS IS LIFE, isn't it?!

Episode yang paling sedih sih episode waktu mengenang meninggalnya Corry Monteith. Ah. I love Corry so much, and it so sad he must be gone with that way. Why Corry whhhhhyyyyyy????? T_T Yap, Corry Monteith, pemeran utama pria yang jadi Finn Hudson di serial ini, meninggal dunia karena OVERDOSIS! Dan dia meninggal beberapa minggu sebelum pernikahannya sama Lea Michele (yang jadi Rachel). SAAAAADDDDDDD!!!!!!! Episode yang itu sukses bikin saya baper se-baper-bapernya. Kasian Lea :(((((((

Di Episode itu diceritainnya Finn Hudson meninggal ketika perang. Finn ceritanya ikutan pendidikan militer gitu, terus meninggal ketika latihan perangnya. Semenjak Finn ngga ada, terus ceritanya udah ganti ke angkatan sekolah selanjutnya karena angkatan si Rachel udah kuliah, mulai dari sini deh ceritanya kurang greget. Lebih rame cerita angkatan pertama pas angkatannya si Rachel. Yang angkatan kedua ini kurang 'hidup' ceritanya. Dan bener kan, cuma bertahan sampai 2 season aja si angkatan kedua ini dari total 6 season serial Glee.

Glee ini kan basicnya nyanyi yah, dan emang pemeran-pemerannya ok banget nyanyinya. Bukan cuma sekedar bisa acting nyanyi, tapi mereka emang bisa nyanyi beneran. Suaranya keren-keren karena waktu castingnya juga selain acting, suara juga jadi salah satu penilaian. Bahkan ada program yang namanya Glee Cast, yaitu reality show yang diadain buat nyari pemeran-pemeran Glee episode selanjutnya yang bisa nyanyi dan juga acting.

Glee ini bukan hanya ada di film-nya aja loh, tapi mereka udah menjelma gitu ke kehidupan nyata. Udah kaya group musik aja jadinya. Pernah beberapa kali diundang ke acara-acara WOW di channel luar kaya misalnya Oprah Winfrey Show dan X-Factor. Glee juga beberapa kali ngadain konser musik sendiri dan yang dateng banyaaaaaaaaaaaaakkkk banget, secara gitu sempet jadi number one favourite TV show dari Nickelodeon. Tapi belum sempet tour ke Indonesia, ehh serialnya udahan. CEDIH :(

 Ini waktu Glee diundang ke Oprah Winfrey Show

dan ini waktu Glee di X-Factor

Tapi sekarang udahan serialnya :( Bisa diperpanjang ngga sampe pemeran-pemerannya punya anak gitu, terus mereka tetap hangout. Tetep sahabatan sampe anak-anaknya juga ikut sahabatan. Ayo dong Ryan Murphy perpanjang lagi serialnya. Please please please!

Notes: Yang mau serial Glee dari Season 1-Season 6 full episode aku punya looh :D

You Might Also Like

13 komentar

  1. Mungkin sengaja gak diperpanjang Teh, biar pada kangen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mungkin ya, Teh. Mudah-mudahan segera ada kabarnya Season 7 dimulai. Suka Glee juga, Teh?

      Hapus
  2. Belom pernanh nonton glee, tapi suka dengerin lagu2 coverannya. Ratarata jadi lebih enakeun dari versi aslinya. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iiyaaa, Teeeh. Jadi lebih bagus yaa, apalagi kalau sambil nonton filmnya deh. Jadi tambah 'ngena' ke lagunya :D

      Hapus
  3. Inget inget...teh, sama Glee.
    Tapi ga nonton banget.
    Karena kapok ngikutin Dawson's Creek yang ceritanya makin ga jelas dari season ke season.

    Jadi sekarang kalau mau ngikutin drama amerika, suka rada skeptis.

    *suami sukaa ngikutin drama macam superman, dll..yg superhero gitu.
    katanya seru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, Teh. Ini Glee juga agak geje sih pas season 6. Makanya udahan ngga ada season 7-nya.

      Kalau Fathur lagi keblenger Game Of Thrones. Kayanya sih emang rame, Teh. Tapi masih on air, saya suka agak males nunggunya kalau serial yang belum beres :p

      Hapus
  4. Ga ngikutin banget film ini, sepintas lalu aja. Tapi lagu-lagu yang dibawain mereka feelnya beda dan asik aja ngedengernya. Jangan diperpanjang lah, biar penasaran hahaha. Serial friends yang diperpanjang akhirnya ngebosenin juga, kecuali kalau ada tayangan khusus kayak reuniannya. Gapapa lah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cover lagunya emang jadi lebih bagus ya, Mba. Malah jadi punya ciri khas yang Glee banget walaupun cuma cover :D

      Hapus
  5. Baru sempet nulis malem ini. Ide bisa dr mana aja y mb ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe. Suka tiba-tiba muncul gitu sih, Mba.

      Hapus
  6. Sedih banget pas Corry Monteith meninggal apalagi pas adengan film di flashback. Kebanyang jadi Lea Michele, ikut nangis saya. Maklum baperan. hihihihi

    Selalu suka sama fil,/drama/serial musikal. Performance mereka bagus. Iya disana udah ga penting pro kontra LGBT, walaupun aku kontra bukan dengan orangnya tapi dengan perilakunya. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju teh! Perilakunya yang kita jauhi, bukan orangnya.

      Coba Teh Zia nonton Dream High 1 (drama korea, fyi :p). Ini juga serial musikal. Kata aku sih keren, ngga kaya serial drama korea yang lain.

      Hapus
    2. Setuju teh! Perilakunya yang kita jauhi, bukan orangnya.

      Coba Teh Zia nonton Dream High 1 (drama korea, fyi :p). Ini juga serial musikal. Kata aku sih keren, ngga kaya serial drama korea yang lain.

      Hapus