1436H

3: Sedekah Untuk Pengemis (?)

16.14.00




Setelah saya baca-baca lagi konten tulisan yang lalu-lalu kok kaya yang menggurui yah. Hehehe. Maaf yah, bukan gitu kok maksudnya, saya lagi belajar berbagi cuma mungkin penyampaiannya agak kurang baik. Saya jadi harus belajar menyampaikan lebih baik lagi.

Tulisan kali ini jangan dianggap menggurui juga ya, Mentemen. Ini sharing, mengutarakan pendapat saya. Kalau sependapat ya syukur, kalau engga ya coba diterima aja atuh :p

Saya punya teman di kantor yang sifatnya gampang terenyuh oleh apapun. Sama kucing jalanan yang kurang gizi aja dia terenyuh, suka dibawa pulang terus dipelihara. Di rumahnya udah banyak kucing yang dia ambil dari jalanan. Kasian katanya. Dia juga gampang terenyuh sama nenek-nenek atau kakek-kakek di perempatan jalan yang ngasongin mangkok supaya diisi uang. Dia pasti berusaha ngasih uang sama nenek-kakek itu. Ke anak kecil yang ngamen juga sama gitu, dia suka ngasih 'uang receh buat jajan'.

Kalau dilihat sih, si temen saya ini dia hampir sering setiap pergi sama saya selalu sedekahin sedikit-sedikit uangnya untuk pengamen, anak jalanan, dan juga (maaf) pengemis. Hmmmm sedekah tuh bagus kan yah?! Tapi kepada siapa sebaiknya kita bersedekah?

Kalau lihat fakta-fakta sekarang yang katanya penghasilan pengemis 1 bulannya bisa mencapai 10 juta lebih, kok bisa gituuuuuuuu? Padahal ngga sedikit dari pengemis itu yang berbekal kepura-puraan, memanfaatkan sifat 'gampang terenyuh' kaya temen saya ini.

Ada aja akal dari para pengemis ini biar kita ngasih uang. Ada bapak-bapak yang pura-pura cacat, ada ibu-ibu sambil bawa bayi, kalau kakek-nenek ya dia ngga pura-pura tua sih tapi (menurut saya) dia memanfaatkan ketuaannya buat minta-minta juga. Ada juga seusia balita yang udah minta-minta, anak-anak kecil yang kerjanya ngelapin kaca mobil tapi ujung-ujungnya maksa juga minta uang kalau ngga diizinin lap kaca. Maaf kalau saya sebut mereka sebagai pengemis, karena kan mereka ngga kerja apa-apa tapi minta uang. Saya harus sebut mereka apa lagi?

Dan semakin kesini pengemis-pengemis macem begini makin banyak, apalagi di Bandung. Kan sedih Bandung jadi kumuh :( Kalau alasan mereka karena faktor ekonomi, ya emang susah sih ekonomi hari gini emang makin ngga jelas buat rakyat kecil. Ketika mereka lihat peluang jadi pengemis ini mudah dan menghasilkan, ya makin banyaklah pengemis di jalanan ini. Padahal kan ngga harus ngemis atuuuuuh, islam melarang kita mengemis loh apalagi menjadikannya sebagai profesi. Setahu saya Kang Emil menyediakan lowongan kerja bagi anak jalanan dan para pengemis ini. Jadi loper koran, satpam taman, penjaga kebersihan, dll. Kenapa mereka ngga manfaatin?

Saya ngga mau Bandung makin kumuh lagi. Bukannya saya jahat sama mereka, malahan saya kasihan sama mereka. Mereka diam di jalanan kan membahayakan keselamatan mereka juga, anak-anak yang harusnya main di lapang malah main di perempatan, kakek-nenek yang pura-pura cacat kan mereka dosa juga atuh boongin kita. Astaghfirulloh.

Pemerintah kita sudah melarang pemberian uang untuk anak-anak yang ada di jalan dan ada sanksi bagi yang melanggar. Saya pernah lihat iklannya di papan reklame perempatan Jl. Laswi-Jl. Riau dan di Jl. Laswi-Jl.Gatot Subroto sekaligus tercantum nomor telepon KPAI Kota Bandung jadi kita bisa menghubungi KPAI untuk selanjutnya si anak-anak ini ditampung dan dirawat disana. Ngga tahu tuh pada baca apa engga pengendara-pengendara disitu, soalnya masih ada aja anak kecil yang minta-minta dan masih ada aja pengendara-pengendara yang ngasih. Saya ngga ngasih sih, tapi saya juga ngga nelpon KPAI :(( Sekarang masih ada ngga yah iklannya?

Selama masih ada yang ngasih uang, yang minta-minta akan semakin banyak dan Bandung akan semakin kumuh. Ngga mau kan yah?! Jadi, gimana kalau kita pilih-pilih untuk sedekah? Bukan maksud pelit, maksud saya supaya tepat sasaran dan lingkungan kita makin merenah juga. 

Kalau kamu setuju untuk stop kasih uang ke pengemis, sedekahnya kamu kasih ke anak yatim di panti-panti yang banyak tersebar di kota-kota kamu. Jadi orangtua asuh salah satu anak misalnya kalau kamu punya uang bulanan berlebih.

Sedekah ngga harus selamanya materi, Guys. Kalau kamu lihat pengemis-pengemis yang kamu terenyuh padanya (bahasanya puitis banget), doain mereka lah biar kehidupannya semakin baik dan ngga ngemis-ngemis lagi. Kalo kamu setuju buat ngga ngasih mereka uang, kamu tetep bisa sedekah dengan senyuman :) Atau kalau kamu bisa beraksi lebih, kamu bisa gabung di LSM-LSM yang mengurus anak-anak jalanan. Kamu bisa sedekah tenaga disana. Ah kamu pasti punya lebih banyak ide buat menyalurkan sedekah.

Yuk, kita selamatkan kehidupan mereka dari kebiasaan mengemis. Dan mudah-mudahan kita bukan tergolong orang-orang yang sombong atau merendahkan orang lain. Niatkan dalam hati kita bahwa ini adalah tindakan kita dalam membantu mereka, jika mereka kekurangan dalam hal ekonomi, maka ini adalah bantuan kita supaya mereka tidak terjerumus menjadi pengemis.

You Might Also Like

0 komentar